Putra termuda Kaisar Jepang Akihito, Pangeran Akishino, terpaksa membatalkan kunjungannya ke Thailand, menyusul tragedi pemboman yang menewaskan empat wisatawan dan 30 lainnya terluka.

Rencananya, Kamis ini Pangeran Akishino akan melakukan kunjungan selama empat hari, untuk menerima gelar kehormatan filsafat dalam bidang biologi dari Mahasarakham University, atas keberhasilannya dalam meneliti ikan lele raksasa yang berada di Sungai Mekong.

Pihak Mahasarakham Universisty mengakui, mereka telah diberitahu oleh Kedutaan Besar Jepang, bahwa kunjungan Pangeran Akishino terpaksa ditunda dengan alasan “pertimbangan keamanan”. Penundaan ini merupakan dampak dari tragedi pembomban yang terjadi di beberapa provinsi di wilayah selatan Thailand.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, dan akan segera memberitau Anda ketika tanggal baru telah ditetapkan,” ujar Mahasarakham University dalam sebuah pernyataannya.

Pangeran Akishino sebenarnya telah sering mengunjungi Thailand untuk keperluan penelitiannya. Ia juga telah dijadwalkan untuk turut berpartisipasi dalam simposium Jepang-Thailand pada penelitian terbaru yaitu, penjinakkan ayam.

Bahkan, sejak 1995, Pangeran Akishino telah menerima gelar doktor kehormatan dari 10 Universitas yang ada di Thailand, atas kontribusinya memberikan ilmu dan informasi terbaru kepada industri perikanan dan unggas Thailand.

LEAVE A REPLY