Tak sedikit orang yang memiliki kebiasaan menggigiti kuku, baik ketika stres, saat sedang berpikir, atau karena alasan lainnya. Menggigiti kuku adalah kebiasaan buruk yang biasanya bermula sejak kecil. Penelitian mengungkap bahwa biasanya kebiasaan menggigit kuku berkurang saat usia 18 tahun, namun juga bisa berlanjut hingga dewasa.

Menggigiti kuku tak hanya membuat kuku terlihat lebih jelek, tetapi juga berbahaya untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa masalah yang bisa muncul akibat menggigiti kuku.

1. Jari
Salah satu efek yang bia dilihat dari kebiasaan menggigiti kuku adalah pada jari. Kebiasaan menggigit kuku dalam waktu lama akan membuat jari menjadi kemerahan dan kasar. Jari juga bisa terasa sakit.

2. Kulit
Kulit yang ada di sekitar kuku juga akan terpengaruh oleh kebiasaan menggigiti kuku. Ketika kuku digigit, bagian di sekitarnya juga akan rusak. Ini berbeda dengan ketika kuku dipotong menggunakan pemotong kuku. Menggigiti kuku juga bisa memicu infeksi dan pendarahan pada kulit di sekitarnya.

3. Sistem pencernaan
Apa hubungan antara menggigit kuku dengan sistem pencernaan? Ini berkaitan dengan bakteri dan potongan kecil kuku yang terbawa masuk ke dalam perut dan berada dalam sistem pencernaan. Potongan kuku, meski kecil, lama kelamaan juga bisa mengganggu kesehatan pencernaan.

4. Gigi
Kebiasaan menggigit kuku juga berimbas pada gigi. Menggigit kuku secara terus-menerus juga bisa menyebabkan gigi menjadi semakin rapuh dan mempengaruhi susunan gigi sehingga menjadi tidak rapi.

Itulah beberapa efek negatif dan bahayanya kebiasaan menggigiti kuku. Jika kamu memiliki kebiasaan ini, sebaiknya segera hentikan sekarang juga. Kamu bisa mengecat kuku, atau menutupinya dengan plester untuk mencegah kebiasaan menggigit kuku di awal.

LEAVE A REPLY