3-jenis-imunisasi-dasar-wajib-dapat-cegah-pneumonia

Vaksin untuk mencegah pneumonia harganya dikenal mahal dan membuat sebagian orangtua memberikan vaksin pada anaknya. Tapi kabar gembira bagi orangtua, sebagian vaksin yang masuk ke dalam program imunisasi dasar wajib dapat mencegah penyakit yang menyerang paru-paru itu.

Dokter Spesialis Anak dari RS Hasan Sadikin Bandung Prof Dr dr Cissy B Kartasasmita SpAK mengatakan, ada tiga jenis vaksin yang masuk dalam program imunisasi dasar wajib yang dapat mencegah pneumonia. Antara lain adalah DPT, campak, dan HiB.

“DPT, pertusisnya itu bisa mencegah pneumonia pada anak. Imunisasinya dilakukan sejak bayi dua bulan,” katanya saat ditemui di Intiland Tower, kawasan Karet, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Selain dari vaksin, pencegahan terjadinya pneumonia juga dapat dilakukan dengam mencegah faktor risiko. Bahkan, seorang ibu dapat mencegahnya sejak masa kehamilan.

Adapun beberapa faktor risiko terjadinya pneumonia adalah anak kurang gizi, anak tidak diberikan ASI eksklusif, berat badan bayi lahir rendah, paparan polusi udara, dan bahaya sisa-sisa asap rokok.

Di samping tidak melewatkan imunisasi dasar wajib, Prof Cissy juga menyarankan agar orangtua memberikan vaksin pilihan kepada anaknya. Ada dua jenis vaksin pencegah pneumonia, yaitu vaksin influenza dan vaksin pneumokokus.

“Dua jenis vaksin tersebut terbukti 80 persen mencegah pneumonia. Tapi harganya yang mahal, membuat sebagian orangtua tidak mampu memberikan pada anaknya,” tukasnya.

LEAVE A REPLY