VALENCIA – Marc Marquez hanya sedikit tertinggal dari catatan waktu tercepat Maverick Vinales selama dua hari tes akhir musim Valencia 2016 di Sirkuit Ricardo Tormo, Selasa-Rabu (15-16) November. Menurut pembalap juara dunia MotoGP 2016 itu, kini tugasnya sudah selesai.

Seperti dilaporkan Motorsport, menurut Marquez saat ini tanggung jawabnya untuk menguji motor baru Honda RC213V edisi 2017 telah usai. Sekarang waktunya bagi tim berlambang ‘sayap burung’ mengambil alih tanggung jawab pengembangan motor.

Perlu diketahui salah satu hal yang disorot oleh Marquez di tes Valencia 2016 ialah motor baru Honda masih memiliki titik kelemahan yang sama, yakni akselerasi. “Saya telah melakukan tugas saya di lintasan (Valencia), kini bergantung kepada Honda untuk mengerjakan tugas mereka selama musim dingin,” beber Marquez yang disebut baru akan kembali memacu RC213V pada tes pramusim awal 2017 di Sepang, Malaysia, akhir Januari mendatang.

Lantas apakah yang dikatakan Honda atas perasaan Marquez yang masih kurang yakin dengan performa RC213V edisi 2017? “Mereka (Honda) telah mengatakan kepada saya, bahwa di tes Valencia, mereka hanya menurunkan motor prototipe ekperimental. Baru pada tes tahun depan (di Sepang), mereka akan membawa motor baru dengan power dan akselerasi yang lebih oke. Jadi, di tes Valencia (2016) kami menjajal motor yang kurang lebih sama dengan yang kami pacu tahun ini. Hal bagusnya ialah kami juga tampil cepat di lintasan (selama tes),” tutur Marquez.

Lalu bagaimana dengan banyak komentar yang bilang Marquez adalah favorit perebut gelar juara dunia pembalap MotoGP 2017? Untuk urusan ini, pembalap asal Spanyol berusia 23 tahun itu malah justru tidak menganggap dirinya favorit.

“Lorenzo dan Vinales akan memacu motor berbeda (mulai 2017). Perubahan ini menunjukkan keberanian mereka dan saya tidak mengeluarkan mereka dari bursa juara dunia. Namun, Lorenzo bakal memenangkan sejumlah lomba (pada 2017). Tapi, untuk memenangkan gelar juara dunia, motor Ducati masih belum diketahui kekuatannya. Karena semua yang akan terjadi merupakan hasil dari motor yang amat bagus, yang paling komplet dari semuanya. Tidak ada yang favorit musim depan, meskipun ada seseorang yang akan berusaha mempertahankan gelarnya,” tutup Marquez yang sama sekali tidak menyinggung Valentino Rossi sebagai salah satu kandidat juara dunia pembalap MotoGP 2017. Benarkah Rossi tak masuk hitungannya sebagai rival berat musim depan?

LEAVE A REPLY