SOLO – Pemandangan unik terjadi dalam Kejuaraan Nasional PBSI 2016. Ganda putra Indonesia yang dulu sempat berjaya, Markis Kido dan Hendra Setiawan kembali tampil bersama untuk membela tim Jaya Raya Jakarta.

Pada turnamen kali ini, keduanya sukses menundukkan Brilian Rachmat Permadi/Rizko Asuro dari tim Guna Dharma Bandung. Tampil di babak penyisihan grup B, Selasa (6/12/2016) Hendra/Kido menang telak 21-7 dan 21-11.

Usai pertandingan, Hendra mengakui bahwa kemenangan ini tak lepas dari minimnya jam terbang lawan. Kido pun berujar bahwa mereka masih hafal dengan karakter permainan masing-masing.

“Kami cuma latihan satu kali sebelum kejurnas. Karena waktunya memang tidak memungkinkan. Hari ini lawan kami belum terlalu berat, jadi kami masih bisa mengatasi,” ucap Hendra yang dikutip dari laman resmi PBSI.

“Walaupun sudah lama tidak latihan bareng tapi kami masih ingat dengan kebiasaan masing-masing. Bedanya sama yang dulu, kalau sekarang kami sudah tidak muda lagi,” sambung Kido.

Penampilan pasangan ini seolah mengobati kerinduan para pecinta bulu tangkis dari berbagai penjuru Nusantara. Seperti diketahui, beberapa tahun lalu keduanya tercatat sebagai ganda putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Pada 2008 lalu, Hendra/Kido sukses merebut medali emas di Olimpiade Beijing. Selain itu mereka juga menjuarai berbagai turnamen lain seperti China Terbuka, Hong Kong Terbuka, Denmark Terbuka serta Asian Games 2010.

Setelah dipasangkan lagi, mereka yakin masih bisa memperlihatkan bakat terbaiknya. Hendra/Kido optimistis membawa Jaya Raya Jakarta keluar sebagai juara.

“Kami yakin tim kami bisa menang lagi untuk keenam kalinya, harus yakin. Tim Djarum masih jadi lawan terberat. Mereka punya banyak kombinasi pasangan ganda putra seperti Mohammad Ahsan, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Berry Angriawan dan Praveen Jordan,” ujar Hendra.

LEAVE A REPLY